Popular Posts

Sinopsis Serial TV Turki Abad Kejayaan Episode 126 - Bagian 1

Viitalk - Sumbul memimpin prosesi pembawaan peti mati Cihangir. Semua orang berdiri menyaksikan prosesi ini. Suleyman berkata "Bangkit dan pergi ke surga dari dunia yang kotor ini bersama dengan jiwamu yang suci. Jiwamu akan pergi jauh melewati dunia yang jahat dan penuh kegelapan ini".

Selim dan Beyazid berjalan melewati prosesi ini diantara para pembawa jenazah.  Suleyman berkata "Jadilah teman yang dekat dengan kebenaran dan memberikan kekuatan itu untuk hati dan kehidupan orang-orang lain".

Doa-doa dilafaskan untuk jiwa Cihangir. Selim berkata "Turut berduka cita untuk Anda, saudaraku.sekarang hanya kita berdua yang tersisa". Beyazid menjawab ucapan selim tadi "Memang benar, pertama kakakku Mustafa, dan sekarang Cihangir. Betapa menyedihkan bahwa mereka yang seharusnya masih hidup kini telah tiada". 

Saat pembacaan doa dipemakaman, Mihrimah mengatakan "Ibu, Cihangir sangat berharga bagi kita semua. Kami hanya bisa melewati rasa sakit ini dengan memegang erat satu sama lain. Kami tidak punya pilihan lain". Hurrem bangkit berlari sambil bersedih meninggalkan pemakaman dan Mihrimah mengejarnya akan tetapi Hurrem marah dan mengatakan kalau ia ingin sendiri.

Hurrem termenung lalu berdoa mengatakan "Ya Allah, Apakah ada akhir dari kesedihan ini ? ataukah ini akan berlanjut hingga akhir hayatku ? Ya Allah, mengapa Engkau ambil Cihangir dari diriku ? Kenapa bukan aku yang Engkau ambil".

Mihrimah dan Sumbul mengkhawatirkan keadaan Hurrem. Ia takut kalau Hurrem menjadi sakit, mungkin berikan ia sedikit waktu untuk sendirian. Hurrem memasuki kamar Cihangir dan memandangi barang-barang milik Cihangir.

Beyazid melihat ibunya dan kemudian menutup pintu. Mihrimah bertanya tentang ibunya. Beyazid mengatakan "Ia hanya berbaring memeluk kaftan milik Cihangir. Hanya itu yang bisa menghiburnya saat ini. Cihangir adalah anak bungsu dari kita, yang paling ia sayangi". Selim mengangguk dan mengatakan "Beyazid, kamu adalah alasan utama mengapa kakakku Mustafa ditarik ke aliansi yang salah. Jika kamu melakukan kesalahan itu adala salah mu sendiri".

Atmaca datang ke kediaman Yakup dan bertanya dimana Sumbul. Yakup menjawab "ia telah kembali ke istana". Mendengar hal itu Atmaca bergegas pergi.

Sinan terbaring dan dokter memberitahu Rustem bahwa kondisinya sedang buruk dan ia membutuhkan banyak istirahat. Rustem memberitahu dokter untuk tidak lalai dan sayangnya hidupnya tidak akan sama seperti sebelumnya,dia merasa dirinya kurang (karena lengannya). Rustem mengatakan bahwa mereka harus melakukan apapun untuk melindungi dia karena konsekuensi psikologis. Dokter mengatakan bahwa mereka akan melakukan apa pun yang mereka bisa.

Ketika Sinan bangun dan melihat Rustem dia bertanya di mana saya. Rustem mengatakan "Sinan tenang lah kamu, aku telah membawa kamu ke istana marmer, Kau akan tetap disini hingga keadaanmu pulih.Anda akan tinggal di sini untuk menemanimu" Sinan menjawab "Itu tidak perlu". Rustem mengatakan "Aku tahu kau marah denganku, dan kita akan berbicara itu nanti, tapi sekarang bukan waktunya, pertama kamu harus menyembuhkan dirimu dulu".

Selim berada di kamarnya ketika pintu diketuk dan Nurbanu masuk dan ia memberikan salam padanya. Nurbanu mengatakan "Apa yang terjadi, atau kau tidak mengharapkan aku?" Selim menjawab "bukannya begitu." Nurbanu kembali mengatakan "Segera setelah aku mendapat suramu, aku meninggalkan semua pekerjaan saya dan segera ingin bertemu denganmu". Selim menjawab "Ini adalah hari-hari sulit saat aku tinggal disini nurbani, kau akan merasa sedih jika bersamaku sekarang" Nurbanu mengatakan "Aku akan selalu disamping mu untuk memberikanmu dukungan dan kekuatan bagimu".

Beyazid sedang bersama dengan Lala-nya yang mengatakan bahwa setiap orang sedang bersedih. Beyazid menjawab bahwa bencana telah menimpa dirinya dan saudaranya mustafa tidak bersalah, ia dikorbankan hanya untuk ambisi ibunya dan Rustem dan Cihangir meninggal karena menderita oleh sakit yang ia buat sendiri. apa yang bisa lebih buruk dari ini ?".  

Beyazid mengatakan bahwa ia juga menyalahkan Hurichihan atas kematian saudaranya karena jika dia tidakjadi menikahi Mihrunissa maka kali ini Suleyman tidak akan begitu marah, dan dia akan percaya anaknya dan tidak mendengarkan tuduhan. Lala mengatakan kepadanya bahwa dia benar, tapi itu berpikir seperti ini tidak akan memiliki akhir.

Sementara itu, Rustem mencoba untuk memberi makan saudaranya, yang mengatakan "Ini akan meringankan rasa sakit mu,makan lah, percayalah." Sinan menjawab "Bagaimana aku bisa percaya lagi dengan mu sekarang ? kamu meninggalkanku sendirian". Rustem mengatakan "aku akan datang. Aku akan mengenakan pedangku. Allah lah yang maha tahu. Kehilanganmu akan menjadi sakit besar bagiku. setelah bertahun-tahun kau menemukanku, aku tak akan kehilangan mu lagi". Sinan mengatakan "Lalu kenapa kau tidak datang ?". 

Rustem menjawab pertanyaan Sinan "Mihrimah Sultan menghentikan dan mencegahku.dan pada akhirnya ini adalah jebakan. Mereka akan mencoba membunuh kita berdua". Sinan "Kau kan bisa melakukan sesuatu untuk menyelamatkanku ?". Rustem mengatakan "Aku telah mengirim orang yang ku percaya untuk menolong mu, Akan tetapi tidak ada satupun dari mereka yang menemukanmu, Ketika itu aku berpikir kau telah mati. Tapi alhamdulillah kamu di sini!".

Sementara itu, Nurbanu bertanya "Selim, bagaimana keadaan Hurrem?". Selim "kematian Cihangir membuat Hurrem menjadi stress berat. Saya bahkan ragu-ragu untuk mengunjunginya". Ada ketukan di pintu dan Mihrimah mengatakan " Saya hanya ingin melihat keponakan saya. mereka telah tumbuh, apa kabar ?". Nurbanu "Saya juga terima kasih karena anda telah hadir untuk mengucapkan belasungkawa anda. Semoga Allah menempatkan Cihangir di surga". Mihrimah".. Ameen Datanglah ke saya nanti, sekarang tinggalkan aku sendirian dengan adikku". Ketika Nurbanu ingin pergi, Selim mengatakan "Apakah semuanya baik-baik saja, Mihrimah Apa terjadi sesuatu?".

Sementara itu Rustem menanyakan apakah ada kabar tentang Atmaca. Penjaga menjawab belum ada kabar sedikitpun tentang Atmaca. Rutsem memerintahkan "Tambahkan banyak pasukan untuk mencarinya". Penjaga "Apa yang Anda katakan sangat tidak mungkin." Rustem: "Apa artinya ini? Apa yang kau katakan ". Penjaga "? Kami telah diperingatkan untuk tidak melaksanakan perintah Anda". Rustem " Apa artinya ini ???". Kelanjutannya...

ungkapkan Komentar dan Saran mu